Home

Advertisement

Ekspedisi "BATIK"-2: MUNGKIN, LAIN KALI…

  • Jul. 30th, 2009 at 3:19 PM
Semar
Mengenai pelukis batik dari Rusia yang nanti ke Yogya untuk belajar sedikit batik di Tanah Airnya bisa baca DISINI. Dan dalam posting ini saya mau memperkenalkan pelukis lain, yang mau datang juga, tapi belum bisa…

Maryana BRUKHANOVA (Odessa, Ukraine)
Saya tinggal di kota Odessa - kota yang mentereng di Ukraine Selatan.

Maryana

Dari tahun 2000 sampai 2003 saya bekerja di sekolah sebagai guru lukis.
Maryana 

FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Saya minta maaf blog ini dulu dihentikan untuk sementara: saya pulang ke Moskwa dan selama hampir satu tahun tidak punya waktu sama sekali :-( Tapi kerja saya masih punya hubungan dengan Indonesia dan juga ada proyek-proyek sendiri - seperti EKSPEDISI BATIK ini.
Beberapa pembaca blog saya (VERSI RUSIA) yang juga pelukis batik yang cukup terkenal di Rusia sudah lama mau belajar sedikit batik di Tanah Airnya… Dan sekarang denagan pertolongan dari DisBudPar DIY, Kedutaan Besar RI di Rusia dan Etihad Airways mereka akan datang ke Yogya dengan tujuan itu dan akan berada di sana kira-kira sekama satu minggu. Izinkan saya memperkenalkan:

Veronika PAVLENKO (Moskow, Rusia)
Ника
Tak ada tempat di dunia ini di mana pembuatan batik mencapai kemahiran yang lebih besar dari pada di Indonesia. Warna-warna dan ornamen batik Indonesia berkembang sepanjang ratusan tahun. Di beberapa pulau-pulau ada kira-kira tiga ribu contoh ornamen…
Inilah informasi yang saya berhasil dapat buku-buku, yang diterjemah oleh suami dan putra saya dari bahasa Inggeris. Dari buku ini saya dapat tahu, bahwa dari ornamen batik yang dipakai oleh seseorang bisa mengetahui umur dan status socialnya, apakah dia kaya atau miskin. Juga bisa paham, keluarga apa membuat kain batik ini, karena semua keluarga mempunyai hak untuk ornamen khusus, dan hak ini dilindungi Undang-Undang. Apalagi, batik mempunyai peran besar dalam upacara-upacara.

Ника 

CERITA dan FOTO di SINI )
Nanti dalam bagian kedua posting ini saya akan nanti memperkenalkan beberapa pelukis Rusia yang juga mau datang ke RI untuk belajar, tapi tidak bisa kali ini :-(
Mungkin, lain kali…
Mike


Tags:

Semar
"In the early 1980s, Ile Mandiri sent down a flood of mud and boulders, killing more than 200 people and destroying much of Larantuka. Miraculously, however, the Chapel of the Virgin Mary, to whom the town is dedicated, and the Chapel of Christ, where the Christ coffin is stored were both spared.
Image Hosted by ImageShack.us 
The ravaging flow bypassed the Chapel of the Virgin, then bore down straight down on the Chapel of Christ - only to divide itself at the last fraction of a second, a meter from the wall, and crash into the sea". East of Bali, PERIPLUS
Image Hosted by ImageShack.us 
FOTO di SINI )

Tags:

Semar
“…Pemerintah Hindia Belanda menggunakan cara paksa, mengklaim sebidang tanah yang dimiliki oleh penduduk pribumi dan bangsawan setempat sebagai milik pemerintah Belanda tanpa memberi ganti rugi, mereka memaksa penduduk setempat kerja paksa sehingga menewaskan ribuan orang… Tapi Daendels… tetap memaksa agar pekerjaan terus dijalankan, dan dia mendirikan tiang-tiang gantungan di sepanjang jalan untuk menggantung penduduk pribumi dengan darah dingin jika tanah milik mereka tidak diserahkan tepat waktu.” M.M. Bakunin, “Belanda Tropis”, 1902
Image Hosted by ImageShack.us 

Bagian pertama cerita saya tentang "Jalan kematian" bisa dilihat DISINI (dalam bahasa Rusia). Dan dalam posting kali ini saya ingin memperlihatkan sudut jalan ini yang paling menarik bagi saya yang melintas di atas gunung Periangan (lihat DISINI) dekat kota Sumedang.
Крис из музея Сумеданга 
Dalam foto: Keris dari museum Sumedang
Highlights: A Present from 'Mister Thunder'
FOTO dan CERITA di SINI )

Tags:

Semar
Walaupun banyak yang tidak percaya, tapi keberadaan Homo floresiensis di suatu tempat tertentu di Flores merupakan sesuatu yang mungkin. Dengan adanya mereka di pulau Flores kira-kira sekitar 800 ribu tahun yang lalu dan bahkan untuk terakhir kali mereka diyakini masih bisa ditemukan pada 13 ribu tahun yang lalu, pada dasarnya tidak ada alasan bagi jenis hominid ini untuk tidak dapat bertahan sedikit lebih lama” Profesor Gregory Forth yang melakukan penelitian etnografi di Flores selama hampir seperempat abad
HobbitBig 

Cerita tentang Ebu Gogo versi Prof. Forth seperti diatas akan kita dengarkan nanti di paling akhir posting ini, sekarang kita mulai dulu dengan cerita versi Dr. Morwood yang ada di dalam bukunya:
Майкл Морвуд 

(kalau versi cerita yang saya dengar sendiri di desa Boawae lihat DISINI - agak berbeda sedikit).
Highlights: Ebu Gogo - Still Exists?
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Ngada. Hari ketujuh. Para pembaca belum bosan kan? Saya sendiri sih belum.
Jika bukan karena “pengecualian” penting, bisa dibilang kita sudah pernah lihat desa Boawae yang terletak sekitar satu jam perjalanan dari Bajawa (DISINI - bahasa Rusia) ke arah Ende (lihat peta di paling bawah posting INI) ini pada beberapa kesempatan

Image Hosted by ImageShack.us 

Termasuk juga Gunung berapi Ebulobo (DISINI), yang mana di lerengnya lah desa Boawae terletak.
Image Hosted by ImageShack.us 
Highlights: More of the Same?
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Posting ini didedikasikan untuk pelopor penggalian di Flores yang secara tidak adil telah dilupakan. Beliau telah menemukan peralatan dari batu di basin Soa (Ngada) yang menurutnya berasal dari 750 ribu tahun yang lalu. Selama masa hidupnya beliau diolok-olok karena pendapatnya, dan setelah beliau wafat para ahli menelitinya kembali dan menyimpulkan bahwa peralatan dari batu itu berasal dari masa seratus ribu tahun lebih tua dari masa yang disimpulkan oleh Verhouven... (Bagian 1 dan 2 DISINI dan DISINI)

Каменные инструменты из музея Бихон-Блевут 

Masalah utama dalam penelitian di basin Soa adalah deposit yang mengandung fosil dan artefak berhenti sekitar 650 ribu tahun yang lalu. Tidak ada informasi yang terekam mengenai fosil dan artefak yang ada setelah masa itu – situs Ngada yang bersejarah berada tepat diatas deposit yang berumur jauh lebih tua. Kenyataan ini membuat seolah-olah seluruh bab dirobek dari sebuah buku dalam suatu momen penting, ceritanya hanya muncul kembali di halaman terakhir buku, dimana ketika klimaks ceritanya sudah lama berlalu. Agar kita tahu apa yang terjadi selama masa jeda tersebut, kami mulai mengekplorasi bagian lain pulau Flores, bagian-bagian dimana pernah ditemukan deposit geologis yang berbeda-beda dengan umur yang berbeda-beda pula…[termasuk] gua Liang Bua yang berupa batu kapur yang besar yang merupakan satu diantara banyak situs yang pertama kali digali oleh pastor Verhouven. Dia menggali gua tersebut selama 17 tahun selama masa misionarisnya di pulau tersebut”. Michael Morwood, The Discovery of the Hobbit
Каменные инструменты из музея Бихон-Блевут 

Highlights: A Belated Tribute to Theodore Verhoeven-3

Tags:

Semar
Kita lanjutkan penerbangan (bagian 1 DISINI)– kita sudah berada diatas Jawa Tengah.
Image Hosted by ImageShack.us 

Sepertinya yang ini gunung Lawu (3.265 m) – karena tidak ada gunung lain di wilayah ini yang setinggi itu.
Image Hosted by ImageShack.us 

Highlights: Aero Guide on Central Java Volcanoes
FOTO dan CERITA di SINI )

Tags:

Semar
Posting ini didedikasikan untuk pelopor penggalian di Flores yang secara tidak adil telah dilupakan. Beliau telah menemukan peralatan dari batu di basin Soa (Ngada) yang menurutnya berasal dari 750 ribu tahun yang lalu. Selama masa hidupnya beliau diolok-olok karena pendapatnya, dan setelah beliau wafat para ahli menelitinya kembali dan menyimpulkan bahwa peralatan dari batu itu berasal dari masa seratus ribu tahun lebih tua dari masa yang disimpulkan oleh Verhouven... (Bagian 1 – DISINI)
Теодор Верхувен 

Terletak hampir tepat di tengah-tengah zona benua Asia dan Australia membuat Flores menjadi wilayah perbatasan antara geografi, budaya dan bahasa Asia dengan geografi, budaya dan bahasa Australia – Melanesia, sekaligus juga menjadi jalur kolonisasi terhadap wilayah-wilayah lain di benua Australia oleh manusia modern. Setidaknya ada dua perairan yang harus diseberangi agar bisa sampai ke Flores. Yang pertama adalah selat dalam yang terletak antara Bali dan Lombok seluas 25 Km (lihat DISINI - bahasa Rusia]; yang kedua - selat sepanjang 10 Km yang membentang antara Sumbawa dan Flores. Hingga baru-baru ini diyakini bahwa hanya manusia modern dengan kemampuan intelektual, bahasa, dan teknologi yang cukup memadai yang mampu menyeberangi kedua laut tersebut. Bukti-bukti dari Flores yang disampaikan oleh Verhouven menunjukan bahwa asumsi itu kemungkinan besar tidak benar sama sekali”. Michael Morwood, The Discovery of the Hobbit.
Реконструкция Верхувена
(Gambar rekonstruksi T. Verhouven, kedua foto ini dari museum Bihon-Blewut)
Highlights: A Belated Tribute to Theodore Verhoeven-2
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Posting ini didedikasikan untuk pelopor penggalian di Flores yang secara tidak adil telah dilupakan. Beliau telah menemukan peralatan dari batu di basin Soa (Ngada) yang menurutnya berasal dari 750 ribu tahun yang lalu. Selama masa hidupnya beliau diolok-olok karena pendapatnya, dan setelah beliau wafat para ahli menelitinya kembali dan menyimpulkan bahwa peralatan dari batu itu berasal dari masa seratus ribu tahun lebih tua dari masa yang disimpulkan oleh Verhouven...
Теодор Верхувен
(foto diambil dari Museum Bihon-Blewut)

Sebelum saya terbang ke Flores saya sudah memulai cerita mengenai kedatangan misionaris katolik, Teodor Verhouven, di Flores pada tahun 1949 (DISINI dalam bahasa Rusia dan perannya dalam penggalian di Liang Bua dalam bahasa Indonesia dapat dilihat juga DISINI). Kita segera menyadari bahwa pencarian di internet tidak bisa sepenuhnya kita andalkan, tapi saya beruntung, dua kali: pertama saya berhasil berkenalan dengan anak angkat Verhouven di Flores, beliau adalah Rokhus Due Awe (sepintas kita telah berkenalan dengannya DISINI).
Rokhus Due Awe 

Highlights: A Belated Tribute to Theodore Verhoeven
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Pada posting sebelumnya kita bisa lihat kehidupan bawah laut yang ada di pulau Umang di tempat yang hanya berjarak 50 meter dari hotel tempat kami menginap, dan dalam seri kali ini kita akan lihat apa saja yang ada di pulau Oar yang ukurannya lebih kecil dan masih terjaga kealamiannya.
Photobucket 

Butuh waktu hanya lima menit dengan boat untuk mencapai pulau ini dan keadaannya tidak banyak berbeda dari pulau Umang. Cuma di pulau ini jenis-jenis koral lebih banyak (termasuk koral-koral yang berukuran kecil dan halus) dan air lautnya pada saat saya disana sangat bening…
Photobucket 

Highlights: The Best Snorkeling Near Java
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Tahun 1984 pada saat penyerangan Cakranegara, ibukota kerajaan Lombok dan “pasukan wanita pengawal rajanya” yang dipersenjatai dengan tombak dan keris, menyerang pasukan Belanda dengan dahsyat. Setelah menderita kekalahan yang besar, Belanda yang awalnya hanya mempertahankan diri, tapi bukan karena berlaku sopan, terpaksa menanggapi serangan prajurit wanita yang kuat itu secara serius dan bertempur dengan mereka seolah-olah mereka lawan yang seimbang bukan hanya sekelompok wanita”. M.M. Bakunin (konsul Rusia di Batavia), "Belanda Tropis", 1902
Photobucket

Sayangnya Lombok tidak ambil bagian dalam karnaval prajurit wanita kali ini, tapi beberapa daerah lain di Indonesia ikut ambil bagian dalam karnaval prajurit wanita ini dan penampilan mereka sama sekali tidak mengecewakan, contohnya gadis-gadis perwakilan dari Riau ini mereka dipersenjatai dan memiliki kemampuan menggunakan keris, parang dan tombak:
Photobucket

Posting pertama mengenai karnaval prajurit di TMII bisa dilihat DISINI
Highlights: Parade of Traditional Troops-2
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Jumlah pengunjung Rusia yang datang ke Bali terus bertambah walaupun saat ini dunia sedang mengalami krisis global, ujar Sapta Nirwandar - Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (wawancara sebelumnya dengan beliau dapat dilihat DISINI).
Сапта 

Pak Sapta menekankan, "Dengan relatif stabilnya mata uang ruble jika dibandingkan dengan mata uang lain, kami berharap kedepannya krisis ini tidak terlalu mempengaruhi jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung kesini".
БаронгБГ19 

Highlights: Russians Are Coming to Save Bali?
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Tentu saja di Indonesia ada tempat untuk snorkeling dan lebih bagus tempatnya. Hanya saja dari Jakarta kita harus menggunakan pesawat terbang atau berlayar dengan kapal laut dalam perjalanan yang lama, atau dua-duanya. Tapi di sini berjarak sekitar 50 meter dari kamar hotel (saya perlihatkan nanti) kita bisa temukan kehidupan laut seperti ini...
Photobucket

Saya akan lanjutkan nanti cerita tentang pulau Umang yang sudah saya mulai DISINI
Photobucket 

Highlights: The Best Snorkeling Near Java
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Suasana terindah ketika matahari terbenam yang pernah saya lihat di Jawa adalah ketika saya sedang berada di pulau Umang ketika waktu menunjukkan pukul 17.30. Pulau Umang terletak di barat daya pantai Jawa dekat sekali dengan cagar alam Ujung Kulon:
Photobucket 

Bagaimana cara kesana? Saya akan buat beberapa posting secara berurutan mengenai pulau menakjubkan ini, kehidupan bawah lautnya dan hotel yang ada disana. Posting kali ini khusus didedikasikan untuk foto-foto matahari terbenam disana:
Photobucket 

Highlights: The Best Sunset on Jawa
FOTO & CERITA di SINI )
Semar
WAWANCARA WAPRES RI JUSUF KALLA kepada KANTOR BERITA RUSIA RIA NOVOSTI
Pertanyaan: Mungkin Bapak bisa jelaskan sedikit tentang keadaan hubungan Indonesia dan Rusia di semua bidang, ekonomi, politik, dan budaya.
Jawaban: Bagi Indonesia Rusia adalah Negara yang sangat penting. Hubungan Indonesia dengan negeri itu tentu ada situasi yang sangat bagus, ada kemudian menurun kemudian baik lagi. Tapi sekarang ini sejalan dengan pertumbuhan masing-masing negara, kemajuan masing-masing negara, tentu hubungan itu makin baik lagi dan juga apakah di ekonomi, politik, itu selalu diusahakan. Memang yang paling penting ini bagaimana meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih baik lagi
.
Вице-президент Индонезии Юсуф Калла 

WAWANCARA di SINI )
Semar
WAWANCARA DUBES RUSIA di RI ALEKSANDER IVANOV kepada KANTOR BERITA RIA NOVOSTI
Bagaimana penilaian Bapak Duta Besar secara menyeluruh terhadap perkembangan kini hubungan antara Rusia dan Indonesia?
– Sekarang kita menyaksikan tahap peningkatan dalam hubungan Rusia-Indonesia. Yang menjadi dorongan untuk peningkatan tersebut adalah kunjungan V.V.Putin ke Indonesia pada tanggal 6 September, 2007, yang oleh kedua pihak kita diakui sebagai kunjungan terobosan. Kunjungan itu sangat mendorong perkembangan kerjasama kita hampir di semua bidang terpenting, baik di bidang politik, perdagangan, ekonomi, maupun kebudayaan.

Посол РФ в Индонезии А.А.Иванов 

WAWANCARA di SINI )
Semar
Penerbangan dari Bali ke Jakarta sebagian besar dihabiskan diatas pulau Jawa. Dalam penerbangan ini hampir semua bagian pulau Jawa dapat terlihat dari pesawat (kecuali Jakarta, tentunya) – Di Jawa musim kemarau sudah tiba. Mari kita jelajah pulau Jawa lebih seksama, tak perlu terburu-buru.
Image Hosted by ImageShack.us 

Highlights: Aero Guide on East Java Volcanoes
Jika kita terbang dari Bali, segera setelah melintas selat Bali dan cagar alam Blambangan yang berada di sisi kiri, kita akan melihat pegunungan Ijen yang tinggi (nanti ada cerita tersendiri tentang pegunungan Ijen) dan yang tertinggi diantaranya adalah gunung berapi Raung yang masih aktif (secara nominal tingginya 3.332 meter, tapi tinggi sebenarnya siapa yang tahu: data mengenai ketinggian gunung berapi ini berbeda-beda).
Image Hosted by ImageShack.us 

FOTO dan CERITA di SINI )
UPD: Saya mohon maaf kepada semua pembaca yang SAAT INI tidak bisa mengakses foto-foto yang dipakai pada beberapa posting sebelumnya: Photobucket menutup akses terhadap foto-foto tersebut yang berbasis di situs mereka hingga 22 November nanti karena mereka mengalami over limit bandwith yang disediakan di situs tersebut. Karena saya tidak bisa memperkirakan sebelumnya berapa banyak orang yang akan mengakses pada bulan ini atau bulan depan (foto yang Anda lihat berada di sejumlah server luar), maka saya kembali memakai ImageShack. Saya berganti ke photobucket karena ImageShack diidentifikasi sebagai situs "fishing" oleh anti virus seseorang. Karena hal seperti itu menurut saya cuma satu penyebabnya, antivirus tersebut bekerja dengan kewaspadaan yang berlebihan.

Tags:

Semar
Sebelum ceritakan tentang parade tarian Kemilau Nusantara di Bandung, kita simak dulu cerita berikut ini. Baru-baru ini selain tarian Aceh digelar juga di Taman Mini Indonesia Indah karnaval prajurit tradisional. Berikut akan saya ceritakan apa yang ada dalam karnaval tersebut:
Photobucket 

Tapi saya ingat kalau masih banyak seri cerita yang belum sempat diselesaikan (masih ada cerita tentang Pelabuhan Ratu yang belum selesai, tentang pulau Umang dan seri Flores yang masih jauh dari selesai) jadi saya akan buat cerita kali ini singkat saja – ceritanya dibagi dalam dua posting saja. Posting ini dipersembahkan untuk para prajurit (terutama prajurit wanita) dari Jawa :-)
Photobucket 

Highlights: Parade of Traditional Troops-1
FOTO dan CERITA di SINI )
Semar
Kemarin di Jakarta untuk pertama kalinya dalam sejarah ditandatangani perjanjian kerja sama penambangan minyak Indonesia oleh perusahaan Rusia.
Photobucket 

"Saya harap dimasa yang akan datang kita bisa melihat perusahaan-perusahaan Rusia melakukan terobosan besar di Indonesia", - ujar Menteri Energi RI Purnomo Yusgiantoro kepada penulis. Dari pihak Indonesia dokumen perjanjian ditandatangani oleh beliau.
Photobucket 

FOTO dan CERITA di SINI )

Latest Month

July 2009
S M T W T F S
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Visitors map

Locations of visitors to this page

Page Summary

Syndicate

RSS Atom
Powered by LiveJournal.com
Designed by Jared MacPherson